Berita Terbaru

Penampilan Tim Kesenian Pemko Medan Memukau Guru dan Pelajar Sekolah Seni Malaysia

KJRI Kuching bekerjasama dengan Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara mengadakan kegiatan "Experience Indonesia Week" 3-6 November 2016 di City One Megamall Kuching. Tim Pemkot Medan terdiri dari sekitar 50 delegasi yang terdiri dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perindustrian dan UMKM, para pengusaha dan pengrajin, serta sanggar kesenian binaan Pemkot Medan, serta Ibu Walikota Medan.

 

Dalam rangkaian kegiatan tersebut tim kesenian bersama Disbudpar Kota Medan juga mengadakan kunjungan dan pentas seni di beberapa tempat lain. Penampilan pertama di Sekolah Seni Malaysia Sarawak pada Kamis, 3 November 2016 di hadapan 319 murid serta pengajar seklah tersebut. Penampilan para penari dan pemusik mendapat sambutan dan apresiasi yang tinggi dari para murid dan pengajar karena dinilai sangat artistik dengan persiapan yang matang, khususnya penampilan kontemporer perkusi.

Para penari menampilkan tiga tarian yang salah satunya merupakan medley tarian 8 etnis yang terdapat di Sumatera Utara dengan kostum sesuai masing-masing etnis (Melayu/Deli, Mandailing, Batak Toba, Simalungun, Nias, Karo, Pakpak, dan Pesisir Sibolga).  

Penampilan ini sangat tepat sasaran karena membuka wawasan kepada murid-murid sekolah seni mengenai budaya dan etnis yang beragam yang terdapat di Sumatera Utara. Kebanyakan murid-murid belum mengetahui Sumatera Utara dan hanya mengenal Aceh serta Padang. Untuk itu kehadiran tim dari Dsibudpar Kota Medan menjadi perkenalan pertama mereka dengan Sumatera Utara.

Dalam sambutannya Kepala Sekolah Seni Malaysia Sarawak menyatakan apresiasi atas inisiatif kegiatan ini dan menyampaikan harapannya agar dapat terjalin hubungan yang lebih akrab lagi dengan Sumatera Utara. "Kita harus tetap mau berkomunikasi dan saling berinteraksi. Kita harus tersu saling menghormati, memahmi dan saling melengkapi untuk kesejahteraan hidup bersama karena kita adalah serumpun", tutur Kepala Sekolah Seni Tuan Haji Maseli Bin Haji Idi yang ternyata masih keturunan Jawa dari sisi ibunya.

Dalam bincang-bindang di akhir kegiatan, Kepala Sekolah beserta jajarannya menyampaikan harapan agar tahun 2017 mereka bersama murid Sekolah Seni dapat pergi ke Medan untuk menggali lagi keberagaman budaya yang ada di Sumatera Utara. Adapun tahun ini Sekolah Seni tersebut sudah mengandedakan kunjungan ke Bandung pada awal Desember untuk tujuan yang sama.

Sumber: http://www.kemlu.go.id/id/berita/berita-perwakilan/Pages/Penampilan-Tim-Kesenian-Pemkot-Medan-memukau-guru-dan-pelajar-Sekolah-Seni-Malaysia.aspx

Keramah-tamahan dan senyum terbaik dalam menyambut wisatawan berharap dapat membuat anda selalu mengingat kota Medan yang kaya akan budaya.

--  Drs. Agus Suriyono --

 Kepala DISPAR kota Medan

Sosial Media

Medan Virtual