Berita Terbaru

ETNIS KARO MEMERIAHKAN PANGGUNG SENI DAN BUDAYA

Berbondong-bondong pengunjung yang menyaksikan Panggung Seni dan Budaya (PSB) di Jl. Pulau Penang [Sabtu 29/4]. Pengunjung puas dengan hiburan tampilan kesenian yang mengangkat kembali nilai budaya yang ada di kota medan.

 

Atraksi seni dan budaya dari etnis karo yang ditampilkan itu berhasil menghipnotis para pengunjung lewat tarian dan lagu yang di kemas ulang lebih modern namun tidak menghilangkan sisi tradisional khas karo. Tarian Odak-Odak dari tanah karo berhasil menghibur pengujung yang tidak dapat menahan diri untuk tidak ikut Landek (Menari).

Kehangatan dalam menyaksikan panggung seni budaya ini semakin terasa dimana Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution Msi yang hadir didampingi Asisten Pemerintahan dan Sosial Kota Medan Drs. Mussadad Msi dan Camat medan Tuntungan Gelora KP Ginting,SSTP,MM, juga ikut menari dengan di iringi lagu Menjuah-juah, Biring Manggis Dan dilanjutkan dengan Famili Taksi.

Menurut Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution, Msi,Panggung Seni dan Budaya(PSB) yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kota Medan ini telah mampu mengobati kerinduan masyarakat terhadap budaya lokal yang ada di Kota Medan ini. Bahkan antusiasme masyarakat yang hadir menyaksikan panggung seni dan budaya mendapatkan apresiasi dari Bapak Wakil Walikota Medan.

Wakil Walikota Medan juga berpesan kepada penyelenggara event agar mengemas event PSB ini lebih baik lagi, mengingat tingginya animo masyarakat yang mengahdiri dan menyaksikan Panggung Seni dan Budaya ini.Konsep PSB ini juga harus terus di jaga bahkan di tingkatkan supaya menjadi daya tarik masyarakat untuk hadir dan menyaksikan, dan bila perlu melibatkan anak muda kota medan yang kreatif sehingga mereka memiliki kegiatan positif disetiap malam minggunya.

Dalam panggung seni dan Budaya dengan menampilkan etnis karo ini, selain tarian dan lagu-lagu khas dari tanah karo, PSB kali ini juga menayangkan film dokumenter. Ada dua filem yang dicadangkan untuk diputar yaitu film Nafas Likas yang mengisahkan tentang perjuangan pahlawan Nasional Letjen Jamin Ginting dan film berjudul Seribu Rupiah, film ini menceritakan tentang seorang anak yang di didik untuk tidak korupsi dari sejak usia dini.

Keramah-tamahan dan senyum terbaik dalam menyambut wisatawan berharap dapat membuat anda selalu mengingat kota Medan yang kaya akan budaya.

--  Drs. Agus Suriyono --

 Kepala DISPAR kota Medan

Sosial Media

Medan Virtual