Berita Terbaru

Gelar Melayu Serumpun 2017 Resmi Di Tutup

Kegiatan Gelar Melayu Serumpun 2017 yang berlangsung selama 3 (tiga) hari, yang melibatkan berbagai tim kesenian dari berbagai kabupaten di Sumatera Utara, Prov. Aceh, DKI Jakarta dan juga Negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam, telah sampai di penghujung acara.

 

Wakil Walikota Ir.H. Akhayar Nasution beserta rombongan yang hadir untuk menyaksikan tampilan kesenian sekaligus akan menutup secara resmi kegiatan Gelar Melayu Serumpun 2017 yang telah berlangsung sejak hari sejak tanggal 03-05 November 2017.

“Tentu kita tidak ingin budaya asli kita hilang ditelan zaman idealnya generasi muda Indonesia harus mampu melestarikan kebudayaan daerah mempelajari budaya asing namun tetap menggunakan budaya daerah yang terbukti mampu mempersatukan bangsa ini”ujar Bapak Wakil Walikota Medan.

Pada hari Kedua ada tampilan kesenian dari Negara Singapura dan Brunei Darussalam, Langkat, Tanjung Balai, Kota Pekan baru Riau, Kab. Solok, Kab. Aceh Tenggara, Kab. Deli Serdang, Kab. Labura, dan Kab. Batubara. Dihari ketiga sekaligus sebagai malam penutupan, ada tampilan kesenian dari Kota Tebing Tinggi, Kab. Serdang Bedagai, Kota Binjai, Kab. Asahan, Kota Banda Aceh, Kab. Kepahiang, DKI jakarta, Dan Malaysia

    

Dalam kata sambutannya beliau juga berharap dimasa mendatang akan semakin banyak generasi muda yang terlibat aktif didalam kegiatan pelestarian budaya lelehur melayu, di pundak generasi mudalah persaingan harapan untuk melestarikan budaya Melayu dimuka bumi ini.

Dipenghujung acara para peserta dari berbagai kontingen yang tampil, mengajak Bapak Wakil Walikota Ir.H. Akhyar Nasution berserta rombongan, serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Drs. Agus Suriyono untuk ikut menari bersama.

Keramah-tamahan dan senyum terbaik dalam menyambut wisatawan berharap dapat membuat anda selalu mengingat kota Medan yang kaya akan budaya.

--  Drs. Agus Suriyono --

 Kepala DISPAR kota Medan

Sosial Media

Medan Virtual