Berita Terbaru

Jam Operasional Tempat Usaha Pariwisata Akan Terus Diawasi

 

Dinas Pariwisata Kota Medan bersama Satpol PP akan terus melakukan pembinaan, pengawasan dan operasional (Binwasdal) sesuai dengan Perda No. 4 Tahun 2014 tentang Kepariwisataan dan Peraturan Walikota Medan No. 29 Tahun 2014 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata.


Pada kegiatan Binwasdal yg dilaksanakan pada hari Minggu dinihari tanggal 6 Januari 2019 dimulai pukul 00.00 wib dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Drs. Agus Suriyono masih menemukan beberapa tempat hiburan yang masih buka walaupun telah melewati batas jam operasionalnya. Dengan Tim Binwasdal lebih dari 40 orang memulai penyisiran dari inti kota menuju Palang Merah. Disini Tim menutup Karaoke Keluarga Inul Vizta yg beroperasi melebihi jam opersional yg harusnya tutup pada pukul 00.00 WIB.


Setelah itu tim bergerak ke Hollywings yg berada di Jln. Rivai sekaligus pengecekan beberapa hal yg terkait dengan komplain masyarakat tetapi sedang dalam keadaan persiapan utk tutup sebelum batas jam operasionalnya. Tim selanjutnya melakukan klarifikasi atas komplain masyarakat yg disampaikan ke Dinas Pariwisata Kota Medan. Tim terus mengitari kawasan Kota Medan ke arah ringroad tetapi usaha pariwisata seluruhnya sudah tutup. Dilanjutkan ke kawasan Medan Petisah Tim menemukan Diskotik LG dan Super masih buka dan meminta agar mematuhi jam operasional pukul 03.00 WIB dan membuat BAP. Di diskotik LG Tim l mengalami sedikit hambatan karena pemilik dan oknum yg mengaku pengacara dari diskotik tersebut tidak koperatif sehingga menimbulkan adu argumentasi. Setelah membuat BAP langsung meninggalkan LG menuju Disoktik Super yg berada disebelahnya. Setelah meminta penanggung jawab Diskotik Super tutup dan membuat BAP tim selanjutnya meninggalkan lokasi tersebut.


Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan mengungkapkan bahwa kegiatan binwasdal bukan akan mematikan usaha pariwisata tapi tetap meminta pengusaha hiburan yg merupakan industri pariwisata di Kota Medan untuk menjalankan usahanya sesuai jam operasional yang sudah diatur dalam Perda dan Perwal. Terkait dengan usaha yg tetap membandel dengan buka usaha melewati jam operasional, Dinas Pariwisata akan terus mengawasinya dan tidak tertutup kemungkinan apabila terus tidak patuh sesuai ketentuan akan merekomendasikannya untuk pencabutan izin usaha pariwisatanya.

Keramah-tamahan dan senyum terbaik dalam menyambut wisatawan berharap dapat membuat anda selalu mengingat kota Medan yang kaya akan budaya.

--  Drs. Agus Suriyono --

 Kepala DISPAR kota Medan

Sosial Media

Mobile App