Melayu sebagai salah satu rumpun dalam tataran rumpun bahasa punya pengaruh signifikan dalam perkembangan budaya, terlebih negara Asia Tenggara hingga negara Afrika. Tentu sebagai budaya yang sedemikian luas penyerapannya jika dielaborasi menjadi sebuah tampilan kesenian bersama menjadi sebuah kekuatan yang tidak terbantahkan.

 Pengaruh budaya Melayu di Indonesia sangat dominan, dari Aceh hingga ujung Papua, penetrasi ini juga terjadi karena sifat dan profesi pelaut yang kental di dalam masyarakat Melayu tempo dulu, tidak hanya bahasa tapi banyak istilah kelautan dalam bahasa Melayu yang justru menjadi standar dalam dunia kelautan menjadi bukti dominasi Melayu dahulu di profesi tersebut.

Kesadaran tentang kekuatan ikatan yang menghubungkan satu dengan yang lain menjadi ide dasar diadakannya acara ini, "Gelar Melayu Serumpun". Sehingga warna, keindahan dan perkembangan dari budaya Melayu itu expose dari penampilan seni, musik dan tari. Penampilan ini menampilkan budaya melayu yang unik dan memiliki identitas dari wilayah mereka sendiri, sehingga penampilan yang akan di tampilkan memiliki ke unikan dan perbedaan yang dapat dijadikan referensi untuk mengembangkan penampilan budaya ini secara luas.

Bagi kota Medan acara ini sangat besar pengaruhnya, tidak hanya dalam meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara tapi juga dari sisi peningkatan kinerja kota medan dalam mempertahankan budaya sebagai salah satu nilai jual destinasi wisata yang patut dikunjungi.

Gelar Melayu Serumpun 2018 akan dilaksanakan di Istana Kesultanan Deli kebanggaan Kota Medan, Istana Maimun mulai tanggal 2 s.d. 4 November 2018. Gemes tahun ini merupakan yang ketiga kalinya dan dengan jumlah peserta lebih banyak dari tahun sebelumnya baik dalam dan luar negeri. Dalam event ini dimeriahkan oleh penampilan artis ibu kota KING NASSAR, serta penampilan seni melayu dari luar negri seperti :

  • MALAYSIA
  • BRUNEI DARUSSALAM
  • THAILAND
  • SINGAPURA

dan dari dalam negeri juga ikut dalam kemeriahan Acara ini seperti dari Provinsi NANGROE ACEH DARUSALAM, DKI JAKARTA, JAMBI, BENGKULU, PALEMBANG, RIAU, KOTA DUMAI dan juga diisi berbagai kegiatan  seperti : Pagelaran Tari Kolosal Melayu, Fashion Show Busana Songket Melayu dan Workshop Tari Ahooi Medan.

Acara yang bertajuk Etnis Melayu ini bertujuan untuk melestarikan, mepertahankan kebudayaan khas Melayu dan juga menjadi ajang untuk silaturahmi serta mempererat persaudaraan antar etnis melayu yang ada di dalam dan luar negeri.

Keramah-tamahan dan senyum terbaik dalam menyambut wisatawan berharap dapat membuat anda selalu mengingat kota Medan yang kaya akan budaya.

--  Drs. Agus Suriyono --

 Kepala DISPAR kota Medan

Sosial Media

Medan Virtual